Ada setengah orang yang terlalu ambik berat atau menyibuk
hal orang lain, ada jugak spesis yang bile bercakap tak menggunakan akal cakap
ikut sedap taik gigi jew. Tak kisahlah selagi orang yang kita cakap itu hatinya
keras macam batu cakap apa pun die macam tak ada perasaan aje. Sabarlah wahai
hati hanya mampu berdoa agar sentiasa dilindungi dan dijauhkan dari fitnah.
“Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu
orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka
sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: “Ini adalah suatu berita bohong yang
nyata”. Juga firman Allah yang artinya, “(Ingatlah) di waktu kamu menerima
berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang
tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja.
Padahal dia pada sisi Allah adalah besar. Dan mengapa kamu tidak berkata, diwaktu
mendengar berita bohong itu: “Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita
memperkatakan ini. Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang
besar”. [QS. An-Nuur : 15-16]
No comments:
Post a Comment